Sejak zuhur, Sabtu, 28 Desember 2008 M, entitas Yahudi membombardir sejumlah kawasan di Jalur Gaza dengan pesawat-pesawat tempurnya secara brutal secara terus-menerus dan kadangkala secara sporadis. Warga Gaza menghadapi serangan itu hanya dengan dada-dada mereka, dengan sikap kepahlawanan yang sulit dicari tandingannya. Mereka ’menyabung nyawa’ mereka dengan senang hati; ada yang menjadi syahid, sementara ratusan lainnya terluka. Pesawat-pesawat musuh memasuki wilayah udara mereka dengan aman dan tenang, tanpa sedikitpun rasa takut akan hadangan rudal-rudal yang akan merontokkannya atau pesawat-pesawat tempur yang menghadangnya. Sebab, para penguasa di negeri-negeri kaum Muslim telah menetapkan ”larangan bergerak” kepada pasukan dan pesawat-pesawat kita. Mereka hanya menjadikan pesawat-pesawat tempur kita sebagai pameran dan hiasan. Begitulah. Akhirnya, pesawat-pesawat Yahudi itu pun merasa tenang dan terbang dengan aman. Pesawat-pesawat itu membombardir manusia dan bebatuan dengan tetap aman dari setiap serangan dan bahaya! Lanjut Baca »
Ditulis dalam Buletin, Khilafah | yang berkaitan gaza, islam, israel, israil, Khilafah, mukmin, muslim, palestina, perang | 1 Komentar »
Golput haram? Itulah salah satu isu yang mengemuka baru-baru ini. Awalnya adalah Hidayat Nur Wahid (HNW) yang menggagas agar MUI mengeluarkan fatwa ‘haram’ bagi siapa saja yang atidak menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2009. HNW, yang mantan Presiden PKS dan kini Ketua MPR-RI, tentu punya alasan. Dalam sebuah acara dialog di sebuah televisi swasta tadi malam (TVOne, 15/12/08), HNW mengulang kembali alasan mengapa dirinya mendorong MUI untuk mengeluarkan fatwa haram bagi golput. Ia menyatakan, berdasarkan UU yang ada, memilih memang hak. Namun, dalam konteks mewujudkan kemaslahatan, menurutnya Pemilu harus terwujud, dan itu tidak mungkin terjadi jika masyarakat ramai-ramai golput. Demikian kira-kira alasan ‘rasional’ HNW.
Namun, langkah ini kemudian memicu pro-kontra. Sebagian partai peserta Pemilu mendukungnya. Bahkan ada ormas Islam dan sejumlah kyai yang sudah mengeluarkan fatwa tentang haramnya golput. Sebagian yang lain menganggap tindakan demikian ‘tidak cerdas’. Bahkan mereka menilai fatwa ‘golput haram’ menyesatkan serta melanggar hak warga negara dan hak asasi pemilih. “Harusnya politisi menunjukkan mereka ini layak untuk dipilih dan dipercaya. Jadi, jangan lewat fatwa, tetapi lewat karya yang konkret.” Demikian komentar pengamat politik Arya Bima (13/12/2008). Lanjut Baca »
Ditulis dalam Buletin, Khilafah, Tsaqofah Islam | yang berkaitan demokrasi, fatwa, golput, pemilu, pilkada, syariah islam | 4 Komentar »
Seperti telah diperkirakan oleh banyak kalangan, krisis keuangan dunia yang menimpa Amerika akan diikuti gelombang PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) besar-besaran di berbagai belahan dunia. Setelah AS, Jepang terhempas ke jurang krisis ekonomi, disusul Jerman dan negara-negara pengguna mata uang Euro. Krisis ini berpeluang melahirkan krisis multidimensi, di antaranya gejolak sosial di tengah-tengah masyarakat.
Gelombang PHK semakin meluas; mulai dari sektor perbankan dan keuangan hingga sektor perindustrian, manufaktur, insfrastruktur, jasa, dsb. Di Amerika gelombang pengangguran telah mencapai titik tertinggi sejak 5 tahun terakhir, yaitu 6.7%. Menurut Ian Shepherdson di High Frequency Economics, hanya dalam waktu 6 bulan AS telah kehilangan 1.55 juta lapangan kerja, hampir sama besarnya dengan resesi pada 2001 lalu. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat mengingat masih belum adanya tanda-tanda perbaikan ekonomi yang telah dicanangkan pemerintah Amerika. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Buletin, Tsaqofah Islam | yang berkaitan ekonomi islam, pengangguran, phk, sektor riil, sistem ekonomi, sistem ekonomi islam, solusi islam, tenaga kerja | 3 Komentar »
Pada bulan Dzulhijjah ini, umat Islam sedang melangsungkan perhelatan besar: ibadah haji. Subhânallâh! Dari seluruh penjuru dunia kaum Muslim berbondong-bondong datang ke Tanah Suci dengan berbagai latar belakang; ras, suku, bangsa dan bahasa. Namun, perbedaan itu mereka tanggalkan semuanya. Yang ada adalah kesamaan iman dan Islam yang mengikat mereka untuk berada dalam satu tempat bersama-sama, demi mengerjakan semua perintah Allah SWT dengan penuh ketundukan dan ketulusan.
Pengorbanan waktu, tenaga, harta dan pikiran mereka persembahkan hanya kepada Allah SWT. Mereka senantiasa berharap, perniagaan mereka dengan Sang Rabbul ‘Izzati diterima dan dibeli dengan ridha dan surga-Nya. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Buletin, Khilafah, Tsaqofah Islam | yang berkaitan dzulhijjah, haji, idul adha, kepemimpinan, Khilafah, kurban, syariah | Leave a Comment »
بسم الله الرحمن الرحيم
KHUTBAH IDUL ADHHA 1429 H
BERKORBAN DEMI TEGAKNYA ISLAM
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الله أكبر 9×
اللهُ اَكْبَرُ كَبِيْراً وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْراً وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لاَإلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ، اللهُ اَكْبَرُ وِللهِ الْحَمْدُ.
Ditulis dalam Khilafah, Khutbah, Tsaqofah Islam | yang berkaitan 1429, dzulhijjah, haji, idul adha, Khutbah, korban, kurban, qurban | 2 Komentar »
Ditulis dalam Umum | yang berkaitan dzulhijjah, haji, idul adha | 2 Komentar »
Sangat pilu! Itulah perasaan seorang gadis Muslimah yang bernama Winie Dwi Mandella, petugas medis di RS Mitra Keluarga Bekasi Barat. Betapa tidak, di negeri yang mayoritas penduduknya Muslim ini ia mendapatkan perlakuan yang sangat tidak adil; dipecat dari rumah sakit tempat kerjanya hanya karena mengenakan jilbab/kerudung.
Kisah malang yang menimpa Winie semakin menambah panjang kasus-kasus serupa di tempat lain dan institusi yang berbeda. Puluhan tahun silam, Januari 1983, misalnya, SMAN 68 Jakarta Pusat pernah melarang salah seorang siswinya mengikuti pelajaran karena mengenakan jilbab. Ia dianggap tidak mematuhi aturan seragam sekolah. Hal serupa terjadi di SMAN 33 Jakarta. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Buletin, Tsaqofah Islam | yang berkaitan Buletin, islam, jilbab, kerudung, muslim, syariah | 2 Komentar »









