Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Buletin’ Category

UNTUK kesekian kalinya, Israel kembali mempertontonkan tindakan brutalnya. Pesawat tempur F-16 Israel kembali melancarkan serangkaian serangan udara ke beberapa sasaran di Jalur Gaza dalam beberapa hari belakangan, terutama di bagian selatan daerah kantung tersebut. Stasiun TV pro-Hamas, Al-Aqsa, melaporkan beberapa orang Palestina cedera dalam serangan itu (TVOne.co.id, 23/3/2010).

Memang, ini bukan serangan terbesar sejak Israel membombardir Gaza selama 22 hari yang menewaskan tidak kurang dari 1400 orang Palestina sekaligus menghancurkan ribuan rumah penduduknya pada Desember 2008. Namun demikian, jelas ini tidak bisa dianggap sepele. (lebih…)

Read Full Post »

Masyarakat luas telah mengikuti pemutaran rekaman sebagian dari episode kisruh “cicak-buaya” yang disiarkan langsung oleh televisi selama kurang lebih 4,5 jam pada tanggal 3 November 2009. Ibarat gunung es, rekaman pembicaraan tersebut hanyalah menunjukkan bagian kecil dari apa yang terjadi sesungguhnya: adanya mafia hukum/peradilan.

Pemutaran rekaman telepon hasil penyadapan KPK yang ditonton oleh masyarakat luas itu kemudian menjadi pendorong kuat bagi mereka untuk menggugat seluruh instrumen penegak hukum dan sistem peradilan yang ada. Gugatan tersebut kemudian mereka lampiaskan baik di dunia nyata (mulai demonstrasi hingga unjuk seni parodi) maupun di dunia maya/internet (mulai dari ekspresi kekecewaan hingga kecaman). (lebih…)

Read Full Post »

gaza-under-attack2Sejak zuhur, Sabtu, 28 Desember 2008 M, entitas Yahudi membombardir sejumlah kawasan di Jalur Gaza dengan pesawat-pesawat tempurnya secara brutal secara terus-menerus dan kadangkala secara sporadis. Warga Gaza menghadapi serangan itu hanya dengan dada-dada mereka, dengan sikap kepahlawanan yang sulit dicari tandingannya. Mereka ’menyabung nyawa’ mereka dengan senang hati; ada yang menjadi syahid, sementara ratusan lainnya terluka. Pesawat-pesawat musuh memasuki wilayah udara mereka dengan aman dan tenang, tanpa sedikitpun rasa takut akan hadangan rudal-rudal yang akan merontokkannya atau pesawat-pesawat tempur yang menghadangnya. Sebab, para penguasa di negeri-negeri kaum Muslim telah menetapkan ”larangan bergerak” kepada pasukan dan pesawat-pesawat kita. Mereka hanya menjadikan pesawat-pesawat tempur kita sebagai pameran dan hiasan. Begitulah. Akhirnya, pesawat-pesawat Yahudi itu pun merasa tenang dan terbang dengan aman. Pesawat-pesawat itu membombardir manusia dan bebatuan dengan tetap aman dari setiap serangan dan bahaya! (lebih…)

Read Full Post »

ada-apa-dengan-golput-00Golput haram? Itulah salah satu isu yang mengemuka baru-baru ini. Awalnya adalah Hidayat Nur Wahid (HNW) yang menggagas agar MUI mengeluarkan fatwa ‘haram’ bagi siapa saja yang atidak menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2009. HNW, yang mantan Presiden PKS dan kini Ketua MPR-RI, tentu punya alasan. Dalam sebuah acara dialog di sebuah televisi swasta tadi malam (TVOne, 15/12/08), HNW mengulang kembali alasan mengapa dirinya mendorong MUI untuk mengeluarkan fatwa haram bagi golput. Ia menyatakan, berdasarkan UU yang ada, memilih memang hak. Namun, dalam konteks mewujudkan kemaslahatan, menurutnya Pemilu harus terwujud, dan itu tidak mungkin terjadi jika masyarakat ramai-ramai golput. Demikian kira-kira alasan ‘rasional’ HNW.

Namun, langkah ini kemudian memicu pro-kontra. Sebagian partai peserta Pemilu mendukungnya. Bahkan ada ormas Islam dan sejumlah kyai yang sudah mengeluarkan fatwa tentang haramnya golput. Sebagian yang lain menganggap tindakan demikian ‘tidak cerdas’. Bahkan mereka menilai fatwa ‘golput haram’ menyesatkan serta melanggar hak warga negara dan hak asasi pemilih. “Harusnya politisi menunjukkan mereka ini layak untuk dipilih dan dipercaya. Jadi, jangan lewat fatwa, tetapi lewat karya yang konkret.” Demikian komentar pengamat politik Arya Bima (13/12/2008). (lebih…)

Read Full Post »

joblessSeperti telah diperkirakan oleh banyak kalangan, krisis keuangan dunia yang menimpa Amerika akan diikuti gelombang PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) besar-besaran di berbagai belahan dunia. Setelah AS, Jepang terhempas ke jurang krisis ekonomi, disusul Jerman dan negara-negara pengguna mata uang Euro. Krisis ini berpeluang melahirkan krisis multidimensi, di antaranya gejolak sosial di tengah-tengah masyarakat.

Gelombang PHK semakin meluas; mulai dari sektor perbankan dan keuangan hingga sektor perindustrian, manufaktur, insfrastruktur, jasa, dsb. Di Amerika gelombang pengangguran telah mencapai titik tertinggi sejak 5 tahun terakhir, yaitu 6.7%. Menurut Ian Shepherdson di High Frequency Economics, hanya dalam waktu 6 bulan AS telah kehilangan 1.55 juta lapangan kerja, hampir sama besarnya dengan resesi pada 2001 lalu. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat mengingat masih belum adanya tanda-tanda perbaikan ekonomi yang telah dicanangkan pemerintah Amerika. (lebih…)

Read Full Post »

krisis-ekonomiPada bulan Dzulhijjah ini, umat Islam sedang melangsungkan perhelatan besar: ibadah haji. Subhânallâh! Dari seluruh penjuru dunia kaum Muslim berbondong-bondong datang ke Tanah Suci dengan berbagai latar belakang; ras, suku, bangsa dan bahasa. Namun, perbedaan itu mereka tanggalkan semuanya. Yang ada adalah kesamaan iman dan Islam yang mengikat mereka untuk berada dalam satu tempat bersama-sama, demi mengerjakan semua perintah Allah SWT dengan penuh ketundukan dan ketulusan.

Pengorbanan waktu, tenaga, harta dan pikiran mereka persembahkan hanya kepada Allah SWT. Mereka senantiasa berharap, perniagaan mereka dengan Sang Rabbul ‘Izzati diterima dan dibeli dengan ridha dan surga-Nya. (lebih…)

Read Full Post »

quran-nafsiyahSangat pilu! Itulah perasaan seorang gadis Muslimah yang bernama Winie Dwi Mandella, petugas medis di RS Mitra Keluarga Bekasi Barat. Betapa tidak, di negeri yang mayoritas penduduknya Muslim ini ia mendapatkan perlakuan yang sangat tidak adil; dipecat dari rumah sakit tempat kerjanya hanya karena mengenakan jilbab/kerudung.

Kisah malang yang menimpa Winie semakin menambah panjang kasus-kasus serupa di tempat lain dan institusi yang berbeda. Puluhan tahun silam, Januari 1983, misalnya, SMAN 68 Jakarta Pusat pernah melarang salah seorang siswinya mengikuti pelajaran karena mengenakan jilbab. Ia dianggap tidak mematuhi aturan seragam sekolah. Hal serupa terjadi di SMAN 33 Jakarta. (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »